Minggu Sunyi

by mellanieamelia

Secangkir teh, gorengan, dan remote tivi

Aku mengulik blog yang sudah ku tinggalkan 3 tahun lalu. Iya rasanya sudah sangat lama. Atapnya sudah rubuh, cat dinding sudah koyak berjamur bau apek dan berdebu. Sampai aku lupa cara membuka kunci “rumah” ini. Mungkin sejak kejadian itu. Tak lagi “rumah” ini ku sentuh. Ah masa muda yg kelam bagiku dulu. Putus cinta, lunglai hidup tak bergairah tak punya tujuan. Biasa ABG dimakan zaman. Itu dulu. Tak sedikitpun ku bawa kenangan sejak itu.

Aku tak ingin membahas lagi cerita yang sudah ku tutup rapat-rapat.

Minggu pagi ini, 17 april. Ku tuliskan pesan singkat untuk teman ideologis. Sama seperti tanggal 17 yang lain sejak januari 2015 lalu. Seperti biasa.

Mulai merapihkan kamar kecil uk. 2.5×2 meter, bergerak mandi dan bergegas ke pasar kaget (setiap minggu) sekedar mencari sarapan.

Aku menikmati minggu pagiku. Bisa memanjangkan badan di tempat tidur, melupakan urusan kantor, menonton tivi,  menulis dan berpikir banyak.

 

Dalam lamunan pagiku,sambil menunggu balasan pesan singkat dari teman ideologisku.

selamat tanggal 17 sayangku yang pekerja keras, sholeh dan baik hatinya“. Doa yang selalu terucap dariku untukmu.

Kwitang, 17 april 2016